Kamis, 22 Juli 2010

Durafi Dan Mimpinya

Sebuah adat usang.

 Betapa Bahagianya Ia.
Berlari dan terus berlari tanpa henti-hentinya tersenyum. Sesekali ia tertawa girang yang keras dengan nafas terengah. Nilai kelulusan SD-nya sangat tinggi, ia dapat rangking satu, tak terkalahkan alias paling pintar antara teman-temannya, jika begini akan mudah untuk masuk sekolah menengah pertama favorit yang diinginkannya. Dia pasti akan mempertahankan prestasi kepintarannya. Pelajaran matematika akan dihajar olehnya sampai mampus dan bertekuk lutut padanya.