Selasa, 29 Maret 2011

Surat Si Budy untuk Bapaknya

Ayah,

soal kita adalah soal-soal kita,
orang lain hanya bisa menggunjingkannya,

yang menyelesaikannya adalah kita juga,
maka soal-soal adalah obrolan damai di antara kita,
tak usah dengarkan yang lainnya.
aku masih sejujur aku 14 tahun yang lalu, jadi takkan aku jadi keraguan di hatimu.


Ayah,Soal hidup kita adalah soal ukuran-ukuran kita atas kebutuhan-kebutuhan kita,
orang lain hanya bisa membuat kita tergiur,
yang menyelesaikannya toh kita pula,

jadi ukuran-ukuran dunia takkan jadi ukuran-ukuran kita,
toh dunia tak pernah menjawab apa yang kita fikirkan.
ayah,
mungkin aku takkan bisa berikan apa-apa,
bicara soal sayang, aku sangat menyayangimu,
sebesar rasa sayangku sejak pertama kali mengenal bahwa kau raga-raga yang membuat aku ada.
takkan pudar.
keadaan hanya bisa memfitnah kita,
toh aku sendiri masih kental merasakan rasa sayang itu, menghargaimu dengan penuh bangga,
begitupun kau.
ayah,
namun takkan mampu aku tukarkan duniaku yang begitu luas ini dengan sesempit ruang kelas berisikan anak-anak kecil yang polos itu,
biarkan aku akan tumbuh dewasa sesuai pikiran-pikiranku,
semua orang pasti butuh makan, maka dia akan mencarinya, begitupun aku,



ayah,

sekertas ijazah ini bukanlah sandaran untuk jadi manusia yang di hitung oleh angka-angka jari borjuasi,

apalagi jadi pegawai negeri butuh 70 juta.

haha, hidup ini terlalu fulgar menunjukan ketimpangannya,

apa kita akan merasa wajar 70 juta itu sebagai sandaran manusia di akui sebagai manusia, yang berharga, setelah aku lelah menimba ilmu yang juga menghabiskan tenaga dan uang yang banyak,

sudahlah, itu ukuran orang-orang,

yang dalam hatinya penuh rasa takut, bimbang dan resah,

takut tak dapat makan, istri yang baik dari keluarga baik-baik, hidup yang layak menurut standar mereka, tapi toh bimbang mengakui keadaan mereka sendiri, serta takut mengakui kesimpulan dari soal-soal hidup ini.



Ayah,

aku masih anakmu yang polos dan lugu,

sperti bagaimana sifatku sejak aku terlahir,
surat ini adalah harapan,
agar do,amu selalu menyertaiku..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar